BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur meminta seluruh SPBU, agar memprioritaskan para petani dan nelayan untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Apabila petani diabaikan, DPRD akan melaporkan masalah ini kepada Pertamina.
Pasalnya, belakangan ini petani masih merasa kesulitan mendapatkan BBM subsidi. Lantaran antrean kembali terjadi di sejumlah SPBU.
"Adanya BBM subsidi untuk masyarakat seperti petani dan nelayan ini," kata Rudianur, Kamis, 15 Agustus 2019.
Dia mengatakan, petani yang ingin mendapatkan BBM subsidi jangan lagi ditahan-tahan. Dia berharap seluruh SPBU bisa memahami hal tersebut.
Rudianur juga mengaku prihatin atas kesulitan masyarakat yang masih banyak mengadu kesulitan mendapatkan BBM subsidi.
--page
"Padahal kuotanya jelas ada. Ke mana kuota BBM bersubsidi itu,” tukas politisi Partai Golkar tersebut.
Dia mengakui sebelumnya DPRD Kotim sudah menggelar rapat dengar pendapat. Ada beberapa rekomendasi yang bisa dilaksanakan secara bersama-sama. Namun faktanya di lapangan, kadang rekomendasi dan kesepakatan bersama itu jarang dilaksanakan. (NACO/B-11)








