PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabut asap pekat melanda Kota Palangka Raya sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, jumlah penderita infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA pun meningkat.

Peningkatan ini pun diakui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo. Kendati demikian, peningkatan belum terlalu signifikan.

“Memang dampak kabut asap saat ini sudah mulai mempengaruhi penderita ISPA. Namun masih belum sighnifikan peningkatannya,” kata Andjar Hari Purnomo, Kamis, 15 Agustus 2019.

Dia menjelaskan, dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya pada bulan Agustus selama dua minggu terakhir, penderita ISPA mencapai 1472 orang.

Jumlah ini hampir menyamai jumlah penderita ISPA pada bulan Juli yang tercatat ada 2511 orang. Hal ini menunjukan adanya pengaruh kabut asap.

--page

Dia pun mengakui saat ini kualitas udara Kota Palangka Raya sedang diambang batas tidak sehat, bahkan sampai berbahaya. (HERMAWAN DP/B-11)