SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota  DPRD Kotawaringin Timur Handoyo J Wibowo mengakui jika pihaknya sudah menganggarkan untuk pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah 2020 mendatang. 

"Dengan dana itu kami berharap tahapan bisa berjalan dengan lancar," kata politisi Partai Demokrat itu, Senin, 19 Agustus 2019.

Menurut Handoyo, di APBD perubahan 2019 lalu sudah dianggarkan  untuk tahapannya, sekitar Rp1 miliar. Dana itu tergolong kecil tapi karena pelaksanaan itu di 2020 dan tahapannya juga dimulai September 2019, pada APBD Murni 2020 akan dianggarkan lagi.

Handoyo mengingatkan KPU dalam pelaksanaan 2020 harus lebih baik dari sebelumnya. Terutama berkaitan dengan jumlah daftar pemilih hingga surat suara. 

“Jaangan seperti pemilu 17 April 2019 lali ada surat suara yang kurang dan harus menunggu, selain itu juga soal DPT harus lebih baik sehingga pilkada bisa berjalan dengan baik,“ kata dia.

--page

Handoyo juga menekankan agar persoalan pemilu ini bisa dijadikan sebagai contoh. Manakala persoalan selalu muncul artinya KPU tidak benar serius dalam melaksanakan tugasnya.

"Jangan selalu dianggap biasa jika terjadi persoalan. Buktinya pemilu ini tadi persoapan surat suara dan DPT sempat menuai permasalahan, panitia di kecamatan dan desa atau kelurahan yang disemprot padahal itu karena KPU," pungkasnya. (NACO/B-5)