BORNEONEWS, Palangka Raya – Stunting menjadi masalah yang dilirik tidak hanya oleh pemerintah pusat tetapi juga Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Tahun ini Pemprov Kalteng akan menilai tiga kabupaten terkait stunting.
Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahizal Fitri mengatakan, melalui pelaksanaan Konvergensi Percepatan Pencegaha Stunting (KP2S), pemprov akan menilai tiga kabupaten. Meliputi Barito Timur, Kotawaringin Timur, dan Kapuas.
Ia menambahkan, pelaksanaan KP2S juga diikuti dua kabupaten lainnya, yakni Barito Selatan dan Gunung Mas. Mengingat dua kabupaten itu akan menjadi locus baru pada 2020
“Tahun pertama di 2019 ini kami akan menilai di tiga kabupten, dan akan menyusul untuk kabupaten lainnya yang tidak bebas dari stunting dengan persentase yang cukup besar,” ujar Fahrizal Fitri, Rabu, 21 Agustus 2019.
--page
Penilaian tahunan dalam kegiatan KP2S ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi pemerintah kabupaten/kota lainnya agar dapat bersama termotivasi untuk menangani maslah stunting.
“KP2S ini diharapkan bisa menjadi ajang bagi pemerintah kabupaten/kota sebagai pembelajaran dan daya saing yang dapat memotivasi kinerja pemerintah dalam menangani stunting,” pungkasnya. (AGUS/B-3/Adv)







