BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur, Nadie menegaskan pembangunan di Kotim ini masih terkesan timpang.
Pasalnya dari kucuran anggaran cenderung lebih banyak porsi di daerah perkotaan terutama Kecamatan Baamang dan Ketapang sementara kecamata di pelosok sangat jauh dari harapan.
“Saya menilai pembangunan kita masih penuh dengan kesenjangan sosial," kata dia, Senin, 26 Agustus 2019.
Nadie yang juga legislator dari daerah pemilihan V ini juga mengatakan selama ini anggaran itu ternyata minim dikucurkan ke pelosok, sementara persoalan di pedalaman sangat banyak.
Bahkan persoalan di sana dianggap sudah disegala bidang, sementara pemerintah masih belum mampu menyelesaiaknnya.
--page
Salah satu contoh, kata dia dalam bidang infrastruktur. "Pembangunan akses jalanan di pedalaman setiap tahun anggaran sangat kecil. Sementara di daerah perkotaan proyek infrastruktur dengan nilai ratusan miliar terus digulirkan," ucap dia.
Sementara Kotim ini kata dia bukan hanya di Kota Sampit saja tapi dari Kecamatan Teluk Sampit sampai kepada Kecamatan Antang Kalang.
Dia menginginkan kedepannya pembangunan yang berkeadilan. Maka dari itu melalui jabatannya sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar akan terus mengkritik keras pemerintah yang masih tidak pro pembangunan ke daerah pelosok. (NACO/B-5)








