PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead meninjau lokasi yang termasuk dalam program R3 BRG di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

Program R3 tersebut adalah Rewetting atau pembasahan kembali lahan gambut, Revegetation atau revegetasi dengan pembuatan persemaian, pembibitan dan penanaman, dan terakhir ada Revitalization atau revitalisasi sumber mata pencaharian masyarakat.

Dalam kunjungan kerja tersebut, turut hadir Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo didampingi Kepala BPTP Balitbang, F.F Munir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan, Norliani, dan juga Deputi II Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan Alue Dohong turut meninjau lokasi revitalisasi.

Nazir mengatakan, lokasi revitalisasi tersebut merupakan lokasi lahan non produktif yang terbakar pada 2015 lalu. Revitalisasi itu sebagai salah satu upaya antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Jadi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di 2015 luasannya cukup tinggi. Jadi untuk mencegah hal itu melalui program R3 kami, lahan yang tidak aktif ini dimanfaatkan dan tentunya membawa keuntungan ekonomi bagi masyarakat," ujar Nazir saat mengunjungi lokasi kebun sengon di Pulang Pisau, Senin, 26 Agustus 2019.

--page

Lokasi Revitalisasi yang dikunjungi di antaranya perkebunan sengon yang berada di Kelurahan Kalawa, Kecamatan Kahayan Hilir, dan juga Demplot Revitalisasi Lahan Gambut Budidaya Tanaman Pangan di Desa Talio Hulu, Kecamatan Pandih Batu. 

Selain itu, rombongan juga mengunjungi pabrik pengolahan kayu PT. Naga Bhuana yang terletak di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. (AGUS/B-2)