SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran yang hanguskan 5 buah rumah dan dapur warga di Jalan Usman Harun 4, areal Pasar Keramat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diduga berasal dari sebuah kursi atau sopa yang berada di depan rumah warga atas nama Dewi. 

"Awalnya saya lihat asap dari kursi yang ada di depan rumah ibu Dewi. Setelah itu saya berupaya mengambil air di mushola untuk memadmkannya. Namun ternyata api langsung membesar dan membakar rumah tersebut," ujar Adul, salah seorang warga yang melihat pertama kali kebakaran tersebut, Selasa, 27 Agustus 2019. 

Saat itu api dengan cepat membesar dan menghanguskan bagian depan rumah dewi. Hingga terus menjalar dan membakar 4 rumah lainnya yang merupakan milik Joko, Muhammad, Yuyun, dan Mariana. Sedangkan rumah Baiti hanya mengenai bagian dapurnya saja. 

Ketika kejadian, masyarakat sekitar sudah berupaya maksimal agar api tidak terus membesar. Namun karena peralatan dan air yang digunakan hanya seadanya, membuat kebakaran terus menjalar.

Hingga akhirnya bisa dipadamkan oleh pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta pemadam swadaya. 

--page

"Saat itu api dengan cepat membesar. Beruntung semua pemilik rumah sudah keluar. Sehingga tidak ada korban jiwa," kata Adul. 

Dari pantauan Borneonews.co.id, saat ini di lokasi kebakaran sudah terpasang polis line. Sedangkan puing-puing masih berserakan.

Bahkan dua buah bangkai sepeda motor juga masih berada di lokasi tersebut. Karena tidak sempat diselamatkan oleh pemiliknya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)