BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Banyak kios di Pasar Tanjung Puting yang terletak di Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, tutup atau tidak beroperasi lagi.
Terkait hal itu, Disperindagkop Kobar telah memperingatkan para pedagang penghuni kios dengan mengirim surat agar kembali beraktivitas.
Kepala Bidang Pengelola Pasar Disperindagkop Kobar Suradi mengatakan, peringatan itu disampaikan kepada para pedagang pada Juli lalu.
"Jadi di sana masih ada aktivitas jual berlu. Hanya, tidak seperti yang kita harapkan. Maka pemilik kios yang tutup sudah kami beri imbauan," ujarnya, saat dihubungi melalui pesan singkat, Sabtu, 31 Agustus 2019.
Ia menambahkan, menindaklanjuti permasalahan pasar tersebut, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak SOPD terkait dan para pelaku usaha.
--page
"Tentunya ini akan kami tindak lanjuti bekerja sama lintas sektor, termasuk pelaku wisata untuk mengaktifkan pasar Tanjung Puting tersebut," ungkapnya.
Ia berharap penggiat wisata dapat dapat membantu mengaktifkan pasar itu demi kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Kobar.
Sebelumnya, penggiat wisata Ahmad Yani, menyoroti banyaknya kios yang tutup di Pasar Tanjung Puting. Ia berkeinginan pemerintah menghidupkan kembali pasar tersebut dengan menggandeng para UMKM. Terutama untuk menjajakan hasil kerjinanan tangan. Sehingga dapat membantu perekonomian pelaku UMKM. (DANANG/B-3)








