BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 945 anggota polisi dari Polda Kalimantan Tengah diterjunkan untuk mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla yang terjadi di wilayah Kalteng.
Karo Ops Polda Kalteng, Kombes Pol Rinto Djatmiko mengatakan, jika pengerahan 945 personil tersebut dibagi menjadi beberapa divisi. Diantaranya ada pasukan pencegahan, kemudian ada pasukan penanggulangan dan juga pasukan penegakkan hukum (Gakkum).
Selain Karo Ops menambahkan bahwa ada satu unit lainnya yakni Satgas Bantuan yang difungsikan sebagai tegana cadangan, apabila didalam suatu kegiatan, ada rekan dari satgas lain yang membutuhkan bantuan. Maka personil yang tergabung dalam satgas bantuan harus siap untuk membackup para rekannya.
“kami mengerahkan 945 personil untuk mengatasi karhutla yang terjadi di wilayah Kalteng. Ini juga menjadi salah satu bukti kalau kami dari Polri tidak main-main dalam menangani masalah karhutla,” ujar Rinto Djatmiko, Kamis, 5 September 2019.
Ia menambahkan, meskipun ada beberapa personil dari Polda Kalteng yang ditarik sebagai BKO di luar wilayah Kalteng, namun pihaknya akan tetap berusaha semaksimal mungkin dengan personil yang ada untuk mengatasi dampak karhutla di wilayah Kalteng agar tidak semakin meluas.
--page
“Kami melaksanakan kegiatan ini secara maksimal. Dengan personil yang ada, satgas yang sudah terbentuk. Diharapkan, karhutla di wilayah Kalteng bisa teratasi,” tandasya. (AGUS/B-5)








