SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara diminta lebih waspada, mengingat kondisi lahan yang gambut membuat rawan terperosok.

"Kalau di Kecamatan Jelai ini lahan yang terbakar itu gambut, sehingga proses kebakarannya lagak lama jika dibanding dengan Pantai Lunci," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara, Sutrisno, Sabtu, 7 September 2019.

"Karena gambut, maka harus hati-hati. Apabila kita terpeleset bisa masuk dengan kedalaman sampai dua meter, apalagi didalamnya sudah ada api," pesanya.

Karena kemaru, ada beberapa danau di wilayah yang kering, saat diukur ketebalan gambut di daerah tersebut mencapai 2 meter.

"Karena cukup dalam, kalau sampai terperosok hilang kita, masuk kedalam," tuturnya.

--page

Sutrinso mengingatkan, agar tim yang bergerak dilapangan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri, mengingat kebakaran yang terjadi saat ini memang sudah cukup parah.

"Ini memang menjadi kendala petugas yang ada dilapangan, sehingga mereka memang harus sangat waspada," katanya. (NORHASANAH/B-6)