BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Abdul Kadir mendukung pemerintah gencar memperhatikan kelompok tani rotan. Pasalnya, ia meyakini budidaya rotan mampu menjaga kelestarian hutan.
"Salah satunya dengan program pengadaan bibit tidak hanya karet akan tetapi rotan hingga tanaman lainnya yang memiliki nilai ekonomis," ucapnya, Minggu, 8 September 2019.
Kadir menyebutkan, selama ini pemerintah kurang perhatia pada sektor perkebunan rotan. Padahal dengan program pengadaan bibit, menjadi salah satu upaya agar masyarakat memanfaatkan lahan dan untuk mempertahankan sisa hutan yang ada.
"Sebab dalam sistem budidaya tanaman rotan tidak sembarangan menebang pohon bahkan menambah jumlah pohon yang ada sebagai wadah untuk tumbuhnya tanaman merambat," ujarnya.
Selain hutan masih dipertahankan, rotan juga punya nilai ekenomis yang akan menambah penghasilan masyarakat.
--page
Saat ini, kata Kadir, sisa hutan di Kotim sudah menipis. Padahal, idealnya sisa hutan 40 persen dari luas wilayah. Sedangkan 60 persen digunakan untuk kawasan investasi, baik bidang kehutanan maupun perkebunan, termasuk permukiman. (NACO/B-3)








