BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dampak kebakaran di beberapa titik di Kecaamatan Kumai, menyebabkan kabut asap sehingga KSOP Kumai mengeluarkan surat edaran pemberitahuan agar pelaut berhati - hati saat memasuki Teluk Kumai.
Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas pelabuhan (KSOP) kelas IV Kumai Captain Wahyu Prihanto mengatakan, kabut asap telah mengganggu pelayaran di wilayah Teluk Kumai. Ia berharap, masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan seluruh operator jasa angkutan yang masuk di Teluk Kumai.
"Akibat dari kabut asap di wilayah Kumai ini dapat mengganggu jarak pandang nahkoda sehingga memengaruhi gerak kapal, serta saat kapal akan sandar," ujarnya, Minggu, 8 September 2019.
Wahyu menjelaskan, untuk keselamatan masyarakat dan awak kapal, pihaknya mengimbau melalui surat edaran untuk berhati-hati dalam berlayar, karena polusi udara dan kabut asap di wilayah Kumai mulai meningkat.
"Saat ini bahkan mulai mengganggu pelayaran khususnya di pagi hari sekitar pukul 05.00 - 07.00 WIB," jelasnya.
--page
Selain itu, Wahyu Prihanto juga mengingatkan, bahwa pada musim kemarau ini, resiko tinggi kabut asap sangat rentan terhadap pelayaran, ditambah dengan tinggi gelombang mencapai 2 meter .
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal di pesisir, khususnya Kecamatan Kumai agar selalu waspada dengan kondisi cuaca dan kabut asap akhir-akhir ini," pungkasnya. (DANANG/B-2)








