BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas melalui Tim Absensi terus meningkatkan pengamanan absensi fingerprint atau sidik jari, terutama bagi Pegawai Negeri Sipil atau CPNS yang ada di Madrasah Negeri.
Tim absensi meningkatkan pengamanan absensi sidik jari ASN dengan cara melakukan pengambilan file absensi di beberapa Madrasah, dan yang sudah diambil datanya ialah dari di Mts Negeri 1 Kapuas dan MIN 1 Kapuas.
"Kemarin sudah kita amankan mesinnya dengan password, dan bulan ini kita tarik satu persatu sekaligus mengevaluasi kalau ada terjadi kesalahan perekaman absensi," ucap Ketua Tim Disiplin Absenai Sajarwan kepada wartawan, Senin, 9 September 2019.
Lebih lanjut, dia mengatakan awal bulan September ini merupakan perdana sistem penarikan secara langsung absensi sidik jari di semua madrasah negeri sudah.
"Alhamdulillah banyak ASN kita yang sudah teratur dan displin dalam memperhatikan absen masuk dan pulang, hanya ada beberapa yang perlu lebih lagi mensosialisasikan perihal batas jam masuk dan pulang," tuturnya.
--page
Lebih lanjut, dia menjelaskan selain memperhatikan jam masuk dan pulang kerja, guru juga harus memperhatikan surat tugas apabila ada keadaan dinas luar terutama kepala madrasah.
"Jangan lupa dilampirkan surat tugasnya apabila melaksanakan dinas luar, agar bisa terbaca dinas luar oleh operator," tukasnya. (DODI RIZKIANSYAH)


