PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Suasana haru sangat terasa saat pelaksanaan Salat Istisqo yang digelar di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa, 10 September 2019.

Salah satu jamaah yang tidak mampu menahan keharuan saat mengikuti salat meminta turunnya hujan tersebut adalah Bupati Kobar Nurhidayah.

Sambil berusaha menahan tangis, Bupati mengatakan, saat mengikuti salat dan menyimak khutbah yang disampaikan khatib. Ia merasa sebagai manusia tidak bisa menghadapi semua cobaan tanpa bantuan dari Alllah subhanahu Wata'ala

"Pangkat dan jabatan yang disandang hanya titipan dari Allah. Karena namtinya bakal dipertanggungjawabkan di hari akhir bagaimana kita menjalankan annya amanah ini. Kemudian pelaksanaan Sholat Istisqo ini merupakan sebuah anugerah yang diberikan Allah, lantaran kita imasih diberikan kesempatan untuk melaksanakannya," jelas Bupati.

Tentunya pelaksanaan Sholat Istisqo ini, lanjut Bupati,  harapannya bisa membuat kita sadar bahwa kita bukan hanya bisa meminta, namun kita bersama-sama menjaga amanah Allah.

--page

"Karena seringnya manusia lupa unyuk menjaga amanah tersebut. Karena itulah kita tentunya berkewajiban menjaga amanah tersebut dyang salah satu diantaranyabadalah menjaga lingkungan," jelas Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan agar kita semua lebih waspada dalam musim kemarau ini dan tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi menyebabkan kebakaran lahan.

"Dengan pelaksanaan Salat Istisqo ini kita bersama bermunajat kepada Allah agar bisa menurunkan hujan agar bencana kabut asap tidak terjadi serta kekeringan yang dialami sebagian masyarakat kita bisa teratasi," pungkas Bupati. (WAHYU KRIDA/B-2)