BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Tim Kajian Perencanaan Sistem Transportasi Umum Universitas Palangka Raya, Sutan Parasian Silitonga mengatakan beberapa masalah transportasi umum.
Masalah awal adalah kondisi georafis Palangka Raya yang menyebabkan pembangunan jaringan jalan baru sangat terbatas.
“Ini terjadi pada beberapa wilayah yang belum optimal pengembangannya,” tambah Sutan ekspos di Ruang Peteng Karuhei I, Rabu 11 September 2019.
Kemudian ada kurangnya prasarana jembatan dan sarana angkutan umum di wilayah Palangka Raya, sehingga perlu diantisipasi lebih dini untuk mendukung pembangunan kota.
“Ini juga harus memanfaatkan potensi lokal dan zona kritis di wilayah Kota Palangka Raya,” imbuhnya.
--page
Kemudian masalah selanjutnya tingkat mobilitas yang terus meningkat dan sering terlambat untuk dilakukan antisipasi.
“Terakhir adalah belum adanya perencanaan dan pemodelan transportasi,” tandasnya saat menjelaskan hasil identifikasi masalah. (HERMAWAN DP/B-6)








