BORNEONEWS, Sukamara - Kabut asap yang melanda Kalimantan Tengah saat ini membuat proses perjalanan pulang kampung jemaah haji asal Kabupaten Sukamara menjadi lebih lama dari biasanya.
"Seharusnya jemaah haji kita pulangnya dari Palangka Raya menuju Pangkalan Bun menggunakan pesawat, karena kondisi saat ini kabup asap yang tengah melanda Kalimantan Tengah, sehingga jamaah kita dari Palangka Raya menuju Sukamara menggunakan bis," ucap Bupati Sukamara, Windu Subagio, Senin, 16 September 2019.
Menurut Windu, dampak yang ditimbulkan asap membuat semua pihak mendapatkan imbasnya, termasuk proses kembalinya jamaah haji saat ini.
"Meskipun begitu, saya bersyukur semua jamaah kita telah tiba dalam kondisi sehat dan selamat," ujarnya.
Windu menambahkan, permasalahan-permasalahan seperti ini harus diperhatian pemerintah, dimana setiap permasalahan harus bisa diantasi sedini mungkin, sehingga proses pemberangkatan maupun pemulangan jamaah haji tidak terkendala.
--page
"Mudah-mudahan nantinya, segala sesutu yang menjadi kendala secara non teknis dilapangan itu bisa kita antisipasi lebih dini," harap Windu Subagio. (NORHASANAH/B-5)








