BORNEONEWS, Palangka Raya - Habib Umar bin Hafidz akan mendarat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan jika kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah masih pekat.
Habib Umar bin Hafidz beserta rombongan dijadwalkan tiba ke Palangka Raya pada Sabtu, 28 September 2019, dalam rangka safari dakwah. Pemerintah provinsi, kota, dan instansi terkait lainnya pun sudah mulai melakukan persiapan.
Saat ini, Palangka Raya dan sejumlah daerah di Kalteng terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Asap semakin pekat bahkan sudah memasuki level berbahaya untuk dihirup.
Sekolah sudah diliburkan. Jam masuk aparatur sipil negara atau ASN dan tenaga kontrak juga sudah diundur. Di sisi lain, sudah banyak warga yang terkenal ISPA akibat kabut asap tersebut. Transportasi udara di Bandara Tjilik Riwut juga nyaris lumpuh.
Terkait hal ini, Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya mengatakan sudah memilki rencana jika asap masih pekat.
--page
"Kita sudah ada planning B. Bisa saja nanti mendarat di Banjarmasin. Atau di daerah Kalteng yang wilayahnya tidak ada asap," katanya, Senin, 16 September 2019.
"Pusat acara tetap di Palangka Raya. Kita juga sudah siap baik dari pemerintah maupun pengamanannya," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah berhadap, kabut asap yang begitu pekat bisa segera berakhir. Sehingga para jamaah nantinya bisa nyaman dalam menghadiri safari dakwah tersebut. (BUDI YULIANTO/ADV/B-11)








