BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya menghilangkan kabut asap di Kota Palangka Raya sudah dilakukan dengan berbagai cara, tidak terkecuali dengan doa. Kali ini giliran personel Polres Palangka Raya dan masyarakat melaksanakan salat Istisqo dan doa bersama untuk minta hujan agar musibah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) cepat hilang.
Salat yang dilaksanakan di halaman Polres Palangka Raya, Selasa 17 September 2019 pukul 08.00 WIB ini diikuti langsung oleh Wakapolres Palangka Raya Kompol Arman Muis beserta seluruh personel, TNI, ASN, Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar.
Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan salat Istisqo dan doa bersama ini sebagai bentuk ekspresi kelemahan manusia di hadapan Tuhan agar senantiasa memberikan berkat dan rahmat bagi warga yang saat ini sedang berjuang melawan bencana kabut asap.
“Kegiatan yang kita laksanakan baik salat Istisqo atau doa bersama adalah bentuk usaha kita dengan memohon kepada Tuhan agar kebakaran lahan di wilayah Kota Palangka Raya segera berakhir. Usaha dan upaya maksimal telah kita lakukan, tentunya kuasa Nya saja yang bisa menghentikan ini semua.” ujar Timbul.
Lanjutnya, sebagai manusia diwajibkan berusaha dan berdoa. "Semoga dengan doa yang kita panjatkan pada Tuhan hujan akan segera turun di Kota Palangka Raya sehingga kebakaran lahan dan asap akan segera teratasi,” tutupnya.
--page
Dia menambahkan doa bersama dan solat Istisqo yang dilakukan ini memohon agar Tuhan membuka wilayah kesadaran sejumlah warga atau kelompok tertentu yang memiliki kebiasaan membakar hutan dan lahan bisa bertobat. (ARNOL/B-6)








