BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah pelajar yang libur sekolah akibat kabut asap malah bermain di luar ruangan. Padahal saat ini wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diselimuti kabut asapasap.
Seperti pantauan di Taman Kota dan juga Ikon Kota Patung Jelawat, banyak banyak pelajar mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga SMA yang datang dan bermain di tempat wisata tersebut.
Hal itupun menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kotim, dan mengeluarkan imbauan agar orangtua memerhatikan anak mereka. Jangan sampai dibiarkan bermain di luar ruangan.
"Saya harap orangtua menjaga anaknya agar tetap di rumah. Sehingga waktu libur ini bisa dimanfaatkan mereka agar tidak terserang penyakit gangguan pernapasan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Suparmadi, Selasa, 17 September 2019.
Pemerintah sendiri meliburkan pelajar di Kotim karena khawatir akan kesehatan para anak didik akibat kabut asap yang menyelimuti Sampit.
--page
Namun nyatanya, sebagian pelajar malah memanfaatkan libur tersebut untuk senang-senang dan bermain bersama teman-teman mereka. Bukan malah belajar atau berdiam diri di rumah.
Sementara, dari pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, jarak pandang kabut asap di Sampit sendiri yakni 700 meter. Dengan kualitas udara berada pada kategori berbahaya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








