PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) kebakaran hutan dan lahan Kalimantan Tengah menunjukan, selama 24 jam terakhir Kabupaten Pulang Pisau banyak terpantau hostpot.

Total titik panas di Kabupaten tersebut mencapai 217 titik, dengan total pemadaman sebanyak 5 titik dengan luasan 15 hektare.

“Terbanyak memang Kabupaten Pulang Pisau dengan 217 titik,” kata Komandan Satgas PDB Kalteng, Saiful Rizal dalam rilis resmi, Selasa, 17 September 2019.

Selanjutnya, ada Kabupaten Kapuas dengan total 119 hotspot, disusul Kabupaten Seruyan dengan 114 hotspot, dan Kabupaten Kotawaringin Timur dengan 111 hotspot.

Setelah itu, Kota Palangka Raya dengan total 103 hotspot. Namun dengan jumlah tersebut, Kota Palangka Raya masuk dalam wilayah dengan luasan terbakar tertinggi dengan angka 25,75 hektare.

--page

Sedikit di belakangnya ada Kabupaten Katingan dengan 70 hotspot. Kemudian ada Kabupaten Murung Raya dengan 21 hotspot.

Sisanya untuk kabupaten lain hanya berkisar di angka 1 hotspot sampai maksimum 30 hotspot. (HERMAWAN DP/B-11)