PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemprov Kalteng atau Kalimantan Tengah menyiapkan 194 ruang oksigen yang tersebar di berbagai tempat di Kalteng. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul pada konferensi pers, Jumat, 20 September 2019.

“Untuk yang berlokasi di Puskesmas berjumlah 159, rumah sakit 20 dan ruang lainnya atau aula organisasi perangkat daerah atau bangunan milik masyarakat yang memungkinkan sebanyak 15 tempat,” kata Suyuti Syamsul.

Dari jumlah tersebut, ada 3 tempat ruang sehat yang menyediakan tempat khusus untuk anak balita. Sampai saat ini, ruang sehat yang telah didirikan itu telah melayani sebanyak 803 orang. Selain pelayanan ruang oksigen, pemerintah juga memberikan pelayanan oksigen keliling menggunakan 5 armada mobil oksigen.

“Rinciannya, 2 bis dan 3 ambulans. Dalam dua hari terakhir beroperasi, telah melayani 257 orang di berbagai titik kumpul massa yang jauh dari lokasi ruang sehat,” ungkapnya.

Beberapa hal tersebut merupakan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah memberikan pelayanan bagi mereka yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

--page

Langkah lainnya yang telah dilakukan adalah penguatan jaringan layanan kesehatan antara Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, kabupaten dan kota, rumah sakit dan kantor kesehatan pelabuhan. Kemudian, mengaktifkan posko pelayanan kesehatan di Pusdalops BPB-PK, pembentukan emergency mobile team yang memberikan pelayanan kesehatan kepada petugas lapangan dan penduduk sekitar yang terdampak.

Total warga masyarakat yang telah dilayani sejak Agustus sampai saat ini adalah 2.400 orang. Berikutnya, mengaktifkan tim reaksi cepat atau TRC/tim bencana di rumah se Kalteng. Selanjutnya, mengaktifkan pos pelayanan lini satu di seluruh Puskesmas di Kalteng. (BUDI YULIANTO/B-5)