BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya membirukan langit Palangka Raya yang diselimuti kabut asap akibat karhutla, tim ERP (Emergency Response Palangka Raya) terlibat aktif melakukan pemadaman api hingga dini hari. Pemadaman yang dilakukan tersebut menggunakan dana pribadi dan alat seadanya.
Hal ini disampaikan oleh ketua ERP Jean, Minggu 22 September 2019. "Ya dini hari kami dapat laporan warga Jalan G. Obos ada lahan terbakar setelah itu langsung merespon cepat dengan dana dan alat seadanya," ujarnya.
Kebakaran lahan di Jalan G. Obos 16 tersebut mulai dilakukan pemadaman sekitar pukul 01.30 WIB hingga pukul 04.30WIB," bebernya.
Pemadaman yang dilakukan oleh Tim ERP tersebut merupakan panggilan kemanusiaan yang menjadi misi dari ERP sendiri.
Meskipun dengan sarana prasarana seadanya, tim ERP tetap melakukan koordinasi dengan tim lain. Semuanya demi menjadikan langit Palangka Raya tanpa diselimuti asap dan kembali biru.
--page
"Untuk koordinasi dengan tim lain dilapangan tetap kami lakukan, karena semuannya itu tujuannya sama," ujarnya. (ARNOL/B-2)








