BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah, Rawing Rambang menyebut ada 189 perusahaan yang beroperasi sudah memiliki alat pemadaman kebakaran.
Semua perusahaan ini juga siaga mewaspadai ancaman terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
"Total perusahaan ada 189 dengan luasan 1,834 juta hektare dan yang sudah tanam 1,452 juta hektare," kata Rawing, Senin 23 September 2019.
Dia menuturkan semua saat ini dalam keadaan waspada. Di dalamnya juga disebutnya memiliki tim pemadaman yang sewaktu-waktu memonitor setiap ancaman Karhutla. Sebab hal itu menjadi salah satu syarat izin usaha agar perusahaan bisa beroperasi.
"Contohnya alat pemadaman seperti alat semprot. Juga ada pasukan pemadaman di setiap perusahaan perkebunan," tuturnya.
--page
Hal ini disampaikan Rawing Rambang di Media Center, lantai II kantor Gubernur Kalteng. Media center itu didirikan oleh Dinas Kominfo Kalteng atas petunjuk Gubernur Sugianto Sabran agar publik mengetahui update perkembangan penanganan dan pencegahan Karhutla. (BUDI YULIANTO/B-6)








