BORNEONEWS, Palangka Raya - Aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Tani Nasional ke 59 di kantor DPRD Kalteng dikawal ratusan personel Polres Palangka Raya, Selasa, 24 September 2019.
"Sebagaimana setiap pelaksanaan demonstrasi, kami dari kepolisian melakukan penjagaan ketat. Ada ratusan personel polisi yang kami turunkan," kata Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar yang turut memantau unjuk rasa tersebut.
Dia menjelaskan, tidak hanya menjaga masa aksi demo, pihaknya juga menjaga sejumlah titik tertentu. Sehingga aksi ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat, seperti lalu lintas jalan dan lainnya.
Pengawalan demonstrasi yang dilakukan merupakan standar operasional pengamanan kepolisian. Bukan karena kecurigaan adanya tindakan anarkis yang dilakukan.
"Kita menurunkan personel pengamanan bukan karena pengunjuk rasa akan melakukan anarkis atau tidak, tetapi karena standar operasional pengamanan dan juga tanggungjawab kepolisian. Demo di Kalteng itu selalu aman dan damai, tetapi penjagaan itu wajib," jelasnya.
--page
Pantauan awak media, demonstrasi berjalan aman dan damai. Beberapa jubir dari mahasiswa pendemo silih berganti menyampaikan aspirasi. (ARNOL/B-11)








