BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mengingat pemberitahuan terkait 5 Atlet pencak silat tidak masuk kuota pembiayaan Pemprov Kalteng dalam ajang Pra PON dan dikembalikan ke setiap pemkab, Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dispora Kobar mengaku tidak bisa membantu banyak, karena terbentur anggaran.
Kepala Dispora Kobar Rustam Efendi mengatakan, sesuai prosedur pihaknya hanya sebatas membiayai atlet sampai ajang tingkat Provinsi dan setelah itu, sudah masuk ranahnya Provinsi.
"Kita hanya mengantar sampai tingkat Provinsi saja, kakau diluar wilayah Kalteng bukan ranah kami ranahnya Provinsi, selain itu dana kita juga terbatas ya tidak bisa kita apa apakan lagi," ujarnya kepada Borneonews, beberapa waktu lalu usai melepas peserta lomba gerak jalan.
Pihaknya pun sangat menyayangkan hal tersebut, lantaran pemberitahuan dari Pemprov juga sangat mendadak, seharusnya bisa dilakukan pemberitahuan jauh - jauh hari sehingga ada persiapan, namun hal itu pun durasa sangat tidak etis.
"Pembertahuan edarannya tidak bisa mendadak seperti itu, ini kan menyangkut mekanisme anggaran, jadi kami tidak tau kalau akan dikembalikan ke daerah, ajang tingkat Nasional mewakili Provinsi dikembalikan ke daerah, ini sangat lucu," ungkapnya.
--page
Ia menyampaikan jika dana sudah dibagi rata untuk cabor - cabor yang lain, itu pun maiah relatif kecil. Pihaknya berharap ada bantuan dari legislator untuj menggali dana - dana pembinaan prestasi di Kobar.
Maka dalam menyikapi hal tersebut, terkait 5 Atlet yang tidak masuk kuota verifikasi Satlak Pra PON Kalteng, akan diteruskan ke Pimpinan. Namun pihaknya tidak bisa memastikan akan ada anggran, jadi sebatas pertimbangan.
"Kita akan meneruskan kepimpinan dan sebatas pertimbangan namum tidak bisa menjanjikan, karena anggaran kita terbatas," tutupnya. (DANANG/B-5)








