BORNEONEWS, Palangka Raya - Berada dalam situasi tertekan membuat seseorang bisa berbuat dan mengatakan apa saja, termasuk mengatakan dirinya orang terkemuka. Hal serupalah yang dilakukan Sayid Mukhsin (21). Pemuda asal Tabatan Lama, Kalimantan Selatan menyebut nama habib ketika nyaris dihakimi massa setelah melakukan penjambretan terhadap seorang wanita di kawasan Jalan Seth Aji, Minggu 29 September 2019.
"Dia sebut nama Habib mas pas waktu kami tanya identitasnya. Dia jawab begitu mungkin bisa bebas dari amukan masa. Bisa jadi," ujar Fikri, salah satu warga yang berada di TKP saat terjadi penjambretan.
Pengakuan sebagai habib akhirnya menemui titik terang ketika pihak kepolisian sudah mendatangi TKP. Di hadapan petugas kepolisian, pelaku mengaku bernama Sayid Mukhsin dan berasal dari Kalsel.
Sekadar informasi, Sayid merupakan pelaku penjambretan di jalan Seth Aji terhadap perempuan yang bernama Nana. Aksinya apes karena harus terjatuh dari motor Vixon miliknya.
Saat terjatuh korban langsung berteriak maling dan akhirnya pelaku dikerumuni warga.
--page
Saat ini pelaku kejahatan jalanan ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan masih pada tahap pengembangan. (ARNOL/B-2)








