BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masih dalam rangka memeriahkan hari jadi ke - 60 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), digelar Festival Batang Arut dengan salah satu cabang lomba yakni mancing tradisional.
Lomba mancing tradisional tersebut berlangsung di Sungai Arut, Kota Pangkalan Bun, tepatnya di kawasan Water Front City atau Kampung Sega, Jumat, 4 Oktober 2019.
Panitia lomba yang juga Lurah Raja Rangga Lesmana mengatakan, lomba mancing tradisional masih dalam perayaan HUT Kobar serta sebagai ajang untuk menjaga kearifan lokal.
Ia melanjutkan, peserta lomba sebanyak 32 tim. Dalam satu tim ada 3 orang. Dengan sistem penilaian total berat ikan yang didapat dalam jangka waktu 3 jam.
"Jadi kita kasih waktu 3 jam, kemudian nanti ditimbang dan ikannya bebas. Entah itu baung, lais, maupun udang. Jadi yang pendapatannya paling banyak, itu yang menang," ungkapnya.
--page
Adapun peraturan lomba, para peserta diwajibkan menggunakan pakaian khas nelayan. Kemudian alat yang digunakan juga harus alat pancing tradisional.
"Peserta dilarang memakai alat pancing modern, jadi alat yang digunakan seperti tantaran dan ulur," tuturnya. (DANANG/B-3)








