BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pelaksana Tugas Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pulang Pisau, Halidi membuka pelatihan tata kelola destinasi pariwisata, Senin 7 Oktober 2019.
Menurut Halidi, konsep pengelolaan tata kelola destinasi pariwisata harus terstruktur dan sinergis, mencakup fungsi koordinasi, perencanaan, implementasl dan pengendalian organisasi destinasi secara inovatlf dan sistemik.
"Caranya melalui pemanfaatan jejaring, informasi dan teknologi yang terpimpin secara terpadu dengan peran serta masyarakat, pelaku atau asosiasi, industri, akademisi, serta pemerintah," katanya.
Dengan demikian akan terlihat apa tujuan pariwisata, termasuk meningkatkan kualitas pengelolaan, volume kunjungan wisata, lama tinggal, besaran pengeluaran wisatawan, serta manfaat bagi masyarakat lokal.
"Peningkatan tata kelola destinasi pariwisata diarahkan untuk peningkatan kualitas kunjungan wisatawan dalam bentuk pemasaran dan promosi, pengembangan sarana dan prasarana, investasi, pengembangan sumber daya manusia," terangnya.
--page
Dia mengatakan dalam meningkatkan pengelolanya juga mencakup terhadap penataan, kualitas layanan, pengelolaan, lokal secara berkelanjutan dan pengembangan nilai dalam ekosistem kepariwisataan untuk bisa meningkatkan nilai manfaat kepariwisataan. (JAMES DONNY/B-6)








