PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Prestasi bidang pendidikan yang ditorehkan siswa sekolah menengah atas atau SMA di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami peningkatan selama Gubernur Kalteng dijabat oleh Sugianto Sabran bersama Wakil Gubernur Habib Ismail bin Yahya.

Tidak hanya dikancah nasional, internasional pun mampu diraih setelah menumbangkan lawan-lawannya. Mereka yang menorehkan prestasi itu sudah pasti mengharumkan nama daerahnya. Bahkan sampai negaranya. 

Sebagai contoh, siswa SMAN 2 Palangka Raya yang sukses meraih medali emas berkat Juara Dunia di Seoul, Korea Selatan. Mereka adalah Yazid Rafli Akbar, Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri.

Mereka sukses dalam karya ilmiah, obat penyembuh kanker dari tanaman Bajakah, khas Kalimantan. Di pertengahan Agustus 2019 lalu, mereka viral. 

Nama dan sekolah mereka semakin  dikenal. Bahkan sampai ke tingkat dunia. Penghargaan pun diberikan kepada mereka dari gubernur Kalteng hingga Kementerian Pendidikan.

--page

Sejak saat itu, Bajakah semakin ramai diperbincangkan. Ramai pula orang berjualan di tepian jalan. 

Pemerintah bergegas mengeluarkan imbauan untuk tidak melakukan eksploitasi besar-besaran. Pemerintah juga mengimbau jangan menjual maupun membeli sembarangan mengingat ada ratusan jenis akar Bajakah.

Tidak hanya itu, pemerintah melakukan rapat melibatkan banyak pihak untuk melakukan penelitian akar Bajakah. Tujuannya memastikan jenis Bajakah mana yang nantinya benar-benar berfungsi sebagai penyembuh kanker. 

Prestasi terbaru lainnya ditingkat internasional kembali diukir siswa-siswi SMAN 2 Palangka Raya. Kali ini dalam Even International at Word Invention Competition and Exhibition 2019 di SEGi College, Subang Jaya 2-6 Oktober 2019.

Tidak tanggung-tanggung, 2 medali emas disabet plus 1 perak dan 1 perunggu. Berikut rinciannya.

--page

Medali emas For the project the effectiveness test of plant-based pesticides, folia water and fructus bintaro extracts (cerbera manghas) to eradicate plant-disturbing organism (opt) in the form of silverleaf whiteflies (bermicia tabachi) on chili plants (capsicum annum). 

Diraih oleh Johevin Blesstowi, Juanita Grania Gabriella dan Ricky Maheswara Harianto .

Medali emas For the project toxicological test of vegetable rodenticide Turkish delight Narnia based on bintaro fruit (carbea manghas)  toward the mortality of male rats (mus Musculus).

Diraih oleh Christian Suan Fernando Tarigan dan Rizka Annisa Putri.

Medali perak For the project, Bring Kecapi To The World. Diraih oleh Vierina Gloryn, Vanya Shelomitha, Bella Cahayati, Diga Yadika Putra dan Aulia Fitri .

--page

Medali perunggu For the project Innovation of capsule, yoghurt, dan miss V mask product as antifungi based on combination of durian skin and gambir waste to inhibit the growth of candida albicans on candidiasis vaginals.

Diraih oleh Sabina, Ajeng Kasih Romadhona, Athea Mustika Arham , Said Muhammad Akbar dan Biaz Dea Nabila .

Selain perolehan medali, ada juga siswa-siswi SMAN 2 yang mendapatkan beasiswa dari SEGI Grand Award untuk kuliah di SEGi College, Subang Jaya Malaysia. 

Atas torehan prestasi tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kadiskominfo Provinsi Kalteng, Herson B Aden menilai sektor pendidikan di era Sugianto Sabran mengalami kemajuan luar biasa. 

"Sektor pendidikan selama Gubernur, Sugianto Sabran menunjukan kemajuan luar biasa. Anak-anak kita memiliki keunggulan kompetitif dan berdaya saing internasional," kata Herson, Minggu, 6 Oktober 2019.

--page

Mengutip dari MMCKalteng, Kepala SMAN 2 Palangka Raya M Mi’razulhaidi mengucapkan terimakasih kepada guru pembimbing, pendamping dan siswa yang tampil pada event tersebut. 

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pemerintah Provinsi Kalteng yang memberikan dukungan penuh dalam meningkatkan kompetensi guru maupun siswa. Baik itu dikancah nasional, maupun internasional. 

"Anak-anak kita memang sudah memiliki keunggulan kompetitif dan berdaya siang internasional. Juga kami ucapkan terimakasih untuk masyarakat Kalteng. Semoga kedepan akan lebih banyak lagi medali yang diraih anak-anak Kalteng, khususnya SMAN 2 Palangka Raya," ucapnya. (BUDI YULIANTO/ADV/B-3)