PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Pengembangan Program Revitalisasi di Daerah pada Kamis-Jumat, 10-11 Oktober 2019 di Palangka Raya.

Sosialisasi itu bertujuan agar pendekatan inklusi sosial dapat mendekatkan perpustakaan umum ke masyarakat luas.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kalteng, Susana Ria Aden kepada Borneonews mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menjadikan perpustakaan bukan hanya menjadi suatu tempat dikumpulkannya buku. Melainkan, perpustakaan mampu memberikan manfaat yang tinggi bagi masyarakat.

"Dewasa ini perpustakaan hanya dianggap sebagai tempat membaca, meminjam buku dan mengerjakan tugas. Paradigma ini sudah berakar di masyarakat sejak lama jadi kita tidak bisa menyalahkan juga," kata Susana Ria Aden di sela-sela kegiatan.

Padahal sebenarnya menurut Ria Aden, perpustakaan bisa lebih banyak berbuat lebih daripada itu. "Apalagi di era digital seperti sekarang ini, akses terhadap informasi jadi lebih mudah didapat melalui komputer atau telepon pintar yang bisa terhubung melalui internet," jelasnya.

--page

Karena itulah, Ria Aden menganggap bahwa perlu adanya tindakan  revitalisasi perpustakaan di tingkat kabupaten/kota, bahkan desa untuk mengubah paradigma tersebut. (TESTI PRISCILLA/B-2)