BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Menyambut musim tanam Oktober - Maret atau Okmar, kelompok tani di Desa Petak Batuah, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, telah melakukan gerakan tambah tanam padi dengan luas lahan sekitar 150 hektare.
Gerakan tambah tanam ini dalam rangka upaya peningkatan luas tambah tanam padi bulan Oktober hingga Maret 2019-2020 dengan capaian keseluruhan sekitar 150 hektare di Desa Petak Batuah Kecamatan Dadahup.
"Iya, kemarin sudah kami laksanakan bersama kelompok tani kegiatan awal tambah tanam padi di Desa Petak Batuah. Dihadiri oleh Irjen Kementerian Pertanian," ucap Kepala Dinas Pertanian Kapuas Anjono Bhakti kepada wartawan, Minggu, 13 Oktober 2019.
Sebelumnya, Irjen Kementerian Pertanian Justan Riduan Siahaan menyampaikan dengan adanya penambahan luas tanam tersebut, maka tercapailah luasan keseluruhan 150 hektare. Itu dilakukan agar masyarakat dapat menerima bantuan dari pemerintah pusat.
"Karena saat ini syarat utama dari pemerintah pusat agar setiap Gapoktan mendapatkan bantuan alat nesin pertanian adalah harus menanam padi minimal 150 hektare," ucap Justan.
--page
"Jadi kalau masyarakat dalam hal ini kelompok tani tidak memenuhi syarat menanam di luasan 150 hektare itu, maka kelompok tani tersrlebut tidak bisa mengajukan ataupun menerima bantuan alsintan," lanjutnya.
Sehingga, lanjut dia untuk memenuhi luas tanam yang ditetap oleh pemerintah pusat, maka dilakukanlah tanam tambah padi ini.
"Pusat memberikan target ini, adalah supaya kelompok tani lebih produktif dalam pencapaian luas tanam," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-3)







