KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Ketua DPRD Kabupaten Katingan, Marwan Susanto meminta kepada masyarakat menahan diri untuk tidak membakar hutan dan lahan. Hal ini disampaikan Marwan Susanto usai menghadiri rapat paripurna di gedung dewan, Selasa, 15 Oktober 2019.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap kondisi alam di wilayah Kabupaten Katingan dan Kalteng pada umumnya bisa membaik.

"Dan ini pasca hujan turun kita juga melihat kabut asap kembali muncul, untuk itu kita mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menahan diri dan tidak membakar hutan dan lahan maupun pekarangan, sehingga kondisi di daerah kita baik tidak ada lagi kabut asap," harapnya.

Marwan meminta pada musim seperti ini masyarakat bisa menahan diri untuk tidak membakar hutan dan lahan itu,

Pasalnya dampak yang ditimbulkannya dirasa sangat membahayakan baik dari kesehatan, transportasi dan dampak lainnya seperti kerusakan ekosistem.

--page

"Karena dampaknya berbahaya, tentu tidak bisa kita pungkiri terjadi kepekatan asap, harapan kita di musim kemarau masyarakat tidak membakar lahan, kalaupun nanti datang musim penghujan itu bisa menjadi pertimbangan," katanya.

Marwan mengaku jika imbauan itu tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga berlaku bagi perusahaan baik bergerak dibidang perkebunan maupun pertambangan.

"Kita berharap aparat keamanan supaya menindak tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pihak perusahaan," tegasnya.

Sebenarnya, kata Marwan, program cetak sawah oleh pemerintah pusat di sejumlah daerah termasuk Kabupaten Katingan dinilai merupakan salah satu solusi pembukaan lahan tanpa bakar ini.

Untuk itu dirinya berharap kedepan program cetak sawah ini bisa berlanjut. "Program cetak sawah ini bisa mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)