BORNEONEWS, Tamiang Layang - Mulai pagi tadi, rabu 16 Oktober 2019 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di depan pasar Tamiang Layang, secara sukarela pindah ke bagian belakang pasar.
Salah seorang pedagang pentol, Hasyim (50) yang ditemui Borneonews sekitar pukul 13.00 WIB mangaku dari sekitar 10 orang penjual makanan menggunakan gerobak yang biasa berjualan di depan pasar, 4 orang di antaranya sudah mulai berjualan di bagian belakang pasar.
Menurutnya, para pedagang yang pindah masih sambil mencari posisi berjualan yang pas, bahkan pagi tadi sempat ada beberapa pedagang yang coba berjualan di sebelah utara pasar, tidak jauh dari tempat penampungan sampah.
"Kalau jualannya biasa saja, karena baru pertama ini pindah tetap laku saja. Lagian siang jam 2 kami sudah dibolehkan lagi jualan di depan" katanya.
Pedagang yang lain, Satmawati (35) yang berjualan es, memilih untuk tidak ikut pindah ke bagian belakang pasar, namun mulai jualannya tidak lagi pagi hari, tapi sekitar jam 2 siang ketika sudah dibolehkan kembali untuk berjualan di depan pasar.
--page
"Saya biasanya jualan dari pagi. Tapi mulai hari ini saya mulai siang dan langsung jualan di depan pasar saja daripada pindah-pindah," katanya.
Sebelumnya Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas mengatakan dalam penataan pasar Tamiang Layang, pedagang kaki lima hanya dilarang berjualan di depan pasar pada pagi hingga siang hari, sore sampai malam diperbolehkan untuk berjualan di tempat tersebut. (AGUSTINUS BOLE MALO/B-6)








