BORNEONEWS, Tamiang Layang - Gagal menjadi anggota DPRD Kabupaten Barito Timur pada pemilu legislatif tahun ini, mantan Kepala Desa atau Kades Banyu Landas, Kecamatan Benua Lima, Bahran, unggul dalam perolehan suara pilkades di desa tersebut.
Pada pilkades serentak yang berlangsung, Rabu, 16 Oktober 2019, Bahran yang merupakan calon nomor urut 1. Ia memperoleh dukungan terbanyak dengan jumlah 153 suara.
Sedangkan dua calon lainnya yakni Suyatno (nomor urut 2) meraih 34 suara dan calon nomor urut 3 H Syahraman meraih 49 suara.
Pada 2018, Bahran sempat mengundurkan diri dari jabatan kepala Desa Banyu Landas sebelum masa tugasnya berakhir. Ia mundur sebagai persyaratan untuk mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Barito Timur.
Namun, pada pemilu legislatif April lalu, Bahran yang maju lewat Partai Golkar gagal melenggang ke gedung dewan. Meski begitu, Bahran bakal kembali menduduki kursi kepala Desa Banyu Landas yang sempat dia tinggalkan.
--page
Menanggapi hasil pilkades, Pj Kades Banyu Landas, Wayan Cakre, meminta semua calon menerima hasil pilkades dengan lapang dada.
"Siapapun kades yang terpilih, saya harapkan diterima dengan lapang dada oleh calon lain," pinta Wayan.
Ia juga meminta warga Banyu Landas menerima dan mendukung kades yang baru serta kembali bersatu karena pilkades sudah berakhir.
"Saya berharap kades yang baru terpilih mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjalankan visi dan misinya dengan baik," pungkas Wayan. (AGUSTINUS BOLE MALO/B-3)








