BORNEONEWS, Buntok - Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Barito Selatan melaksanakan rapat koordinasi (rakor) pelaksanaan penyaluran dana desa tahap III, Jumat 18 Oktober 2019.
“Kegiatan yang kita laksanakan ini untuk mempercepat penyaluran dana desa tahap III,” kata Sekretaris DSPMD Barsel, Haitami.
Dia mengatakan karena dari segi realisasi keuangan sudah mencapai 81 persen. Hanya saja realisasi fisik masih kurang hanya mencapai 10,38 persen masih ada 40 persen lagi yang harus digenjot.
Oleh sebab itu, pihaknya melaksanakan kegiatan ini dengan peserta seluruh aparat desa, baik Kades, dan Pj Kades untuk mengkoordinasi agar outpu kegiatan dana desa bisa tercapai.
“Pihak desa menyatakan siap menyampaikan laporan fisiknya. Bahkan hari ini 21 desa telah menyampaikannya. Sementara yang lain pada Senin mendatang juga akan menyampaikan laporan fisiknya,” bebernya.
--page
Dia berharap akhir Oktober 2019 ini dana desa tahap III sudah bisa tersalurkan, sehingga bisa melaksanakan pembangunan desa dengan baik.
Sementara itu dia menyampaikan untuk DD tahap II ada 12 desa yang belum dicairkan. Kendalanya karena adanya Pilkades serentak serta masih dilakukan verifikasi oleh tim.
Ditempat yang sama operator DAK fisik DD dari KPPN Buntok, Azhaarul Iman mengatakan, sementara ini dari Rekening Kas Umum Negara RKUN masih belum disalurkan ke Rekening Kas Umum Daerah RKUD.
“Karena kita masih menunggu laporan pencapaian output minimal 50 persen dari BPKAD. Jika seluruh desa sudah minimum mencapai 50 persen maka akan disalurkan dari RKUN ke RKUD,” bebernya. (URIUTU DJAPER/B-6)








