KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS,Kuala Pembuang- Badan Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Seruyan masih terkendala terbatasnya tenaga lapangan di bidang perpajakan. Sehingga penerimaan daerah dari sektor pajak belum tergarap maksimal.

Kepala BPPRD Seruyan Markus mengatakan, tenaga yang hingga kini masih terbatas jumlahnya seperti penilai pajak, pemeriksa, dan penyita.

“Kita akui tenaga kita cukup terbatas. Oadahal potensi objek pajak yang harus diinventarisasi cukup banyak dan menyebar di seluruh kecamatan,“ ungkap Markus, Jumat, 18 Oktober 2019.

Tenaga lapangan perpajakan ini,  sangat di perlukan  dalam upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah, yang hingga sekarang masih belum tergali maksimal untuk memacu peningkatan PAD.

Guna meningkatkan kemampuan tenaga lapangan perpajakan ini, BPPRD Seruyan telah membekali mereka dengan mengikuti berbagai pelatihan untuk membantu tugas tugas dilapangan.

--page

Kemudian, adanya MoU dan perjanjian Kerjasama dengan Kantor Pelayan Pajak Pratama Sampit, salah satunya bertujuan untuk terus meningkatkan kemampuan para tenaga lapangan yang ada, agar terus mengasah kemampuan di bidang perpajakan. (MAGANG 2/B-3)