BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Nelayan di Kabupaten Seruyan melalui program asuransi perlindungan jiwa di kelola Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sejak tahun 2017 lalu hingga sekarang diberikan perlindungan diri dengan asuransi secara bertahap.
Data Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, hingga sekarang sudah lebih dari 800 nelayan terlindungi asuransi. Mereka tersebar mulai dari nelayan perikanan tangkap hingga nelayan di perairan umum daratan.
Bupati Seruyan Yulhaidir menyambut baik program asuransi bagi nelayan. Sebab, ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah terhadap kehidupan nelayan di Indonesia termasuk Seruyan.
“Kita mendukung program asuransi ini, sebab pekerjaan nelayan memiliki resiko dalam bekerja, sehingga wajib terlindungi,“ ujar Bupati, Minggu, 20 Oktober 2019.
Asuransi nelayan merupakan bentuk perhatian dari pemerintah melalui Kementrian Kelautan Perikanan, lantaran saat sedang melakukan pekerjaan, banyak sekali musibah yang dialami nelayan baik saat melaut atau pun sedang didarat tanpa ada ganti rugi.
--page
Bupati Seruyan meminta agar Dinas Perikanan Seruyan, terus melakukan pendataan terhadap para nelayan, agar bisa di usulkan secara bertahap kepada Pemerintah Pusat, sebagai peserta asuransi, agar kedepan seluruh nelayan Seruyan terlindungi asuransi. (MAGANG 2/B-5)








