BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Memasuki awal musim penghujan, di perkirakan pada bulan Oktober hingga Desember 2019, para pembudidaya ikan, baik di keramba perairan umum maupun kolam tanah dan perairan payau, untuk sementara diminta menunda penebaran benih.
Penundaan penebaran benih ini, sebagai salah satu antisipasi perubahan cuaca, mulai dari kualitas perairan hingga suhu, yang dapat berpotensi membahayakan keberlangsungan hidup benih ikan.
“Melalui Surat Edaran Bupati Seruyan, hal ini sudah kami sosialisasikan, kepada seluruh pembudidaya, agar bisa menunda dulu penebaran benih, perubahan musim seperti ini cukup rentan terhadap keberlangsungan ikan,” kata Abu Hasan Asari, Kadis Perikanan Seruyan, Senin, 21 Oktober 2019.
Penundaan penebaran benih ikan ini, hanya bersifat sementara, pada awal awal musim penghujan, jika perubahan cuaca dan suhu di perairan sudah berangsung normal, maka penebaran bibit ikan bisa dilakukan.
Namun apabila para pembudidaya atau masyarakat pemelihara ikan, terlanjur menebar benih diharapkan agar dapat mengamankan terlebih dahulu, pada kolam terpal sebagai tempat penampung sementara.
--page
Sedangkan kepada para camat, Lurah dan Kepala Desa se Kabupaten Seruyan, diminta untuk mensosialisasikan Surat Edaran Bupati Seruyan, terkait hal ini, Diskan sendiri akan terus memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat pembudidaya sesuai dengan tugas fungsinya.(MAGANG 2/B-5)







