KUALA NAMU –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Memasuki musim hujan dengan pola curah hujan tidak menentu seperti saat ini, warga Kabupaten Seruyan diminta waspadai penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD.

Kadis Kesehatan Seruyan, Mahdiniansyah mengatakan, masa pergantian  musim dari kemarau ke musim hujan, warga harus selalu  mewaspadai  penyakit yang bisa ditimbulkan dari pergantian musim ini.

Menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan  membiasakan berperilaku hidup bersih dan sehat, merupakan salah satu cara untuk mencegah munculnya berbagai penyakit.

Sedangkan untuk mengantisipasi  penyebaran penyakit DBD, masyarakat di Kabupaten Seruyan diimbau untuk menggalakan kegiatan pembersihan lingkungan, dan melaksanakan gerakan 3 M Plus (menutup, menguras dan mengubur).

Sebab, kata Mahdini,  pada musim penghujan jentik-jentik nyamuk lebih mudah berkembang biak pada tempat penampungan air dan sampah yang di dalamnya terdapat air hujan.

--page

“Biasanya, jentik nyamuk hidup di tempat penampung air, tindakan 3 M harus terus dilakukan, tempat penampungan air harus sering dibersihkan dan ditutup,” ucapnya, Senin, 21 Oktober 2019.

Kemudian, peran aktif masyarakat  sangat diharapkan, untuk ikut serta melakukan berbagai tindakan pencegahan, sebab tanpa partisipasi ak­tif untuk ikut me­­nerapkan langkah pemberan­­­tasan sarang nyamuk di ling­ku­­ngan sekitarnya, sulit untuk mencegah timbulnya penyakit ini. (MAGANG 2/B-2)