MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemkab Barito Utara melaksanakan ekspos Feasability Study (FS) atau studi kelayakan untuk pembangunan jembatan Lemo Seberang - Desa Lemo, dan Jembatan Sikan - Tumpang Laung, Senin 21 Oktober 2019.

Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menganalisa seluruh bidang yang berkaitan dengan kelayakan pembangunan.

“Juga untuk mendengarkan dan menyaksikan hasil dari studi kelayakan. Agar stakeholder dapat mengetahui, apakah proyek ini layak atau tidak untuk dijalankan,” kata Nadalsyah.

Dia mengatakan, pembangunan jembatan memerlukan dana yang cukup besar. Namun, berkat dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi, serta masyarakat, pekerjaan pembangunan ini diyakini dapat terselesaikan.

“Kita semua berharap dengan dibangunnya jembatan ini, geliat perekonomian di Kabupaten Barito Utara makin berkembang lebih cepat. Cita-cita ita, menjadikan Barito Utara sejajar dengan daerah lainnya, bahkan lebih baik lagi,” kata Nadalsyah.

--page

Dia juga memaparkan kembali visi misinya, yaitu terwujudnya masyarakat Barito Utara yang religius, mandiri, dan sejahtera, melalui percepatan pembangunan di bidang SDM, infrastruktur, serta ekonomi kerakyatan.(RAMADHANI/B-11)