BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Di Kabupaten Seruyan, tahun ini memasuki tahun ke- 5 dalam pemberian obat pencegahan penyakit kaki gajah atau Filariasis kepada masyarakat.
Kadis Kesehatan Seruyan, Mahdiniansyah mengatakan, bulan Oktober merupakan bulan pemberian obat secara massal Kaki Gajah. Saat ini seluruh petugas kesehatan sudah mulai bergerak mendatangi warga untuk melakukan pemberian obat.
Pemerintah Kabupaten Seruyan, menurutnya sangat Serius, dalam upaya membebaskan penduduknya dari penyakit kaki gajah. Bahkan Kabupaten berjuluk “ Gawi Hatantiring” bertekad pada tahun 2020 mendatang bebas dari penyakit ini.
“Kita berharap untuk tahun kelima ini semua wilayah Seruyan bisa mencapai rata rata pengobatan minimal 75 persen, sehingga wilayah yang selama ini masih di bawah target yang ditetapkan akan kita kejar targetnya dengan berbagai upaya mulai sosialisasi hingga pendekatan lintas sektor, “ kata Mahdiniansyah, Selasa, 22 Oktober 2019.
Ada tiga kecamatan yang realisasi pemberian pengobatan kaki gajah di bawah 65 persen, yakni kecamatan Suling Tambun,Hanau dan Batu Ampar, dari sisa waktu yang ada diharapkan daerah dengan capaian di bawah target, akan tingkatkan, agar target untuk dapat membebaskan daerah ini dari penyakit Kaki Gajah bisa terwujud.
--page
“ Dukungan dari semua elemen termasuk seluruh masyarakat Seruyan,s angat di perlukan agar sesuai taget tahun 2020 mendatang Seruyan bisa terbebas dari penyakit ini, “ harap Mahdini. (MAGANG 2/B-5)







