BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS.
Hal ini didorong dengan isu dimulainya pengumuman seleksi CPNS pada akhir Oktober sampai November 2019 mendatang secara serentak di seluruh Indonesia.
"Koordinasi sudah kami lakukan beberapa terkait CPNS ini. Termasuk untuk kuota dan jumlahnya," sebut Fairid Naparin saat di aula Peteng Karuhei II, Selasa, 22 Oktober 2019.
Namun dia enggan menyebutkan secara rinci total serta banyaknya formasi CPNS yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya pada tahun ini.
"Mohon maaf untuk data bisa langsung di konfirmasi ke Dinas Teknis yakni Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Tapi yang pasti kami sdh ada koordinasi," terang Fairid.
Seperti diketahui BKPP Kota Palangka Raya mengusulkan sekitar 437 orang pegawai untuk kuota tahun ini. Total tersebut terdiri dari 162 orang CPNS yang terdiri dari teknis dan kesehatan. Serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dengan total 275 orang pegawai.
“Untuk P3K ini rencananya dikhususkan untuk bagian teknis, kesehatan serta pendidikan di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya,” sebut Kasubid Perencanaan Seleksi dan Kinerja ASN BKPP Palangka Raya, Masrukin.
Ia juga menegaskan kebutuhan dokter spesialis untuk Rumah Sakit Unit Daerah atau RSUD Kota Palangka Raya juga akan mengambil dari seleksi CPNS Kota Palangka Raya. (HERMAWAN DP/B-2)








