BORNEONEWS, Palangka Raya – Pembangunan sarana dan prasarana atau Sarpras untuk Sekolah Menengah Atas atau SMA di Kalimantan Tengah mendapat perhatian serius di era Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.
Data dari Dinas Pendidikan Kalteng yang disampaikan Pelaksana Tugas Kadis Pendidikan, Suyuti Syamsul menyebutkan, kepemimpinan Sugianto Sabran bersama wakilnya, Habib Ismail bin Yahya menargetkan membangun 246 ruang kelas baru dalam kurun waktu 5 tahun.
Sampai dengan 2019 atau sejak pembangunan dimulai 2017, sudah mampu membangun 175 ruang kelas. Sisanya ditargetkan di 2020 (36 ruang kelas baru) dan 35 di 2021.
Kemudian, untuk laboratorium SMA target dalam 5 tahun adalah 129 yang dibangun. Sampai dengan saat ini sudah ada 86 yang dibangun. Tinggal 41 maka target akan selesai.
Selanjutnya, Perpustakaan 103 (target). Dari target itu ada 23 yang sudah dibangun. Sisanya dituntaskan di 2020 dan 2021. Rehabilitasi pembangunan juga menjadi perhatian.
--page
Yakni targetnya adalah 217. Saat ini sudah selesai 102. Sisanya di 2020 dengan target 57 dan 2021 dengan target 58. “Untuk sanitasi targetnya yaitu 190. Sekarang sudah ada 45. Jadi sisanya di 2020 dan 2021,” ucap Suyuti Syamsul.
Selain SMA, gubernur juga memperhatikan pembangunan Sarpras di Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK maupun Sekolah Luar Biasa atau SLB. (BUDI YULIANTO/ADV/B-2)








