KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Persekat Katingan gagal meraih juara liga 3 nasional zona Kalimantan Tengah setelah di partai final kalah 4 - 2 dari PSMTW Muara Teweh melalui adu penalti di Stadion 29 November Sampit, Rabu sore, 23 Oktober 2019.

Terkait ini, Ketua PSSI Kabupaten Katingan Rakhmad Bahtiar mengaku pencapaian Persekat menembus final liga 3 merupakan prestasi membanggakan bagi Kabupaten Katingan, meski belum berhasil menjadi juara.

"Mewakili kawan-kawan pengurus, kami sangat berterimakasih kepada Pemda Katingan dalam hal ini bapak Bupati Katingan, Ketua DPRD, wakil ketua dan para anggota DPRD,  Ketua Koni Kabupaten Katingan terkusus kepada para suporter sejati Persekat Katingan Bukung Mania," kata Rakhmad Bahtiar," Kamis, 24 Oktober 2019.

Menurutnya Bukung Mania sudah memberikan doa dan dukungan penuh  kepada tim Persekat Katingan sejauh ini. Bahkan mereka rela mendukung tim kesayangannya saat  berlaga di Sampit.

"Usaha dan perjuangan sudah kami lakukan semaksimal mungkin dalam hal memberikan prestasi kepada Kabupaten Katingan melalui sepak bola, tetapi keberhasilan kami kali ini masih tertunda," ujar Rakhmad.

--page

Ia menyamoaikan permohonan maaf kepada seluruh masyatakat Kabupaten Katingan, sebab belum dapat memberikan yang terbaik dalam kompetisi kali ini.

"Yang pasti kami baru bangkit, dan kami mencoba membangunkan Persekat yang sudah lama menghilang. Banyak masukan dan saran bahkan kritikan kepada kami, kami sangat berterimakasih artinya sebagai motivasi kami kedepannya agar Persekat kembali di segani di Provinsi Kalteng," sebutnya.

Pihaknya, lanjut Rahmad selalu terbuka jika ada yang mau memberikan saran dan lain-lain, tetapi pihaknya juga perlu kerja nyata bukan teori semata. Dia menggambarkan jika ada yang merasa berkuasa jangan hanya bisa berbicara tapi bisa memberikan dukungannya agar  Persekat lebih maju.

Begitu juga dengan para pencinta sepak bola Katingan juga jangan saling menyalahkan tetapi bisa membantu kerja di lapangan.

Dan buat para suporter jangan membebani tim jika mau memberikan dukungan. 

--page

"Dan kami sampaikan ribuan terimkasih kepada warga Katingan dimanapun berada yang sudah mendoakan agar Persekat bisa juara, Persekat bukan milik kami tapi Persekat milik warga Katingan semuanya, mari kita satukan tekat,satukan kekuatan agar sepak bola Katingan bangkit kembali," imbuh Rakhmad Bahtiar. (ABDUL GOFUR/B-5)