TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Jembatan darurat Pulau Padang yang merupakan jembatan penghubung jalan lintas provinsi yang berada di perbatasan Desa Ramania dan Desa Pulau Padang Kecamatan Patangkep Tutui Kabupaten Barito Timur, sudah bisa dilewati oleh mobil.

Sejak 12 Oktober 2019, jembatan darurat tersebut tidak bisa dilewati mobil karena jembatan darurat tersebut rusak akibat konstruksi yang tidak baik.

Untuk mengatasi itu, kontraktor akhirnya membongkar jembatan darurat tersebut dan mengganti dengan gorong-gorong, walaupun hal ini juga beresiko jika hujan mulai turun karena aliran sungai akan terhambat dan meluap ke atas gorong-gorong.

Pantauan Borneonews.co.id pagi tadi, terlihat aktivitas pekerja sedang mengerjakan jembatan pulau padang serta tampak jembatan darurat tersebut cukup kokoh dilewati kendaraan roda empat atau lebih.

"Jembatan darurat yang terletak di Desa Pulau Padang telah disulap atau diganti dengan sistem timbun atau gorong-gorong," kata Pj Kades Ramania, Kardianto. Sabtu 26 Oktober 2019.

--page


Ia juga memastikan bahwa jembatan darurat tersebut sekarang sudah aman untuk dilalui oleh seluruh pengguna jalan dan semua jenis muatan kendaraan roda empat. (AGUSTINUS BOLE MALO/B-5)