INILAHCOM, Jakarta - Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu, menyoroti soal pernyataan, Menko Polhukam Mahfud Md dan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi pascaditunjuk Presiden Jokowi mengisi jabatan Menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Sepengetahuan Said Didu, Mahfud Md dan Fachrul Razi sama-sama sosok yang semasa sekelohanya merupakan aktivis organisasi Islam. Namun yang membuatnya heran adalah usai dilantik pernyataan keduanya membuat umat islam gerah.
"Setahu saya Pak Menkopulhukam prof @mohmahfudmd adalah kader HMI dan kalau tdk salah Pak Menteri Agama adalah kader Pelajar Islam Indonesia, tp mrk berdua sjk dilantik jadi Menteri 10 hr lalu kok malah bikin umat islam gerah dan terpecah akibat pernyataan beliau berdua. Ada apa?," cuit akun Twitter @msaid_didu, dikutip Kamis 31 Oktober 2019.
Diketahui, usai menjabat Menteri Agama Fachrul Razi ia menegaskan soal penolakannya pada celana cingkrang dan cadar/niqab bagi ASN.
Khusus celana cingkrang, tidak dilarang agama. Tapi diaturan instansi tercantum hal tersebut. Kemudian, pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD, soal pemberantasan radikalisme dan takfiri. Hal ini dinilai publik seolah-olah ada darurat radikal. (INILAH.COM)








