TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio menanggapi kelangkaan dan mahalnya gas elpiji 3 kilogram di kota Tamiang Layang dan sekitarnya.

Diberitakan Borneonews.co.id kemarin, harga eceran gas elpiji 3 kg pada kios-kios di Tamiang Layang mencapai Rp 35 ribu per tabung.

Bahkan ada tambahan informasi dari masyarakat hingga malam hari melalui pesan whatsapp bahwa harga elpiji 3 kg di Kelurahan Tamiang Layang dan Taniran bisa mencapai Rp 37 ribu sampai Rp 40 ribu.

Menyikapi kondisi ini Nursulistio berharap pemerintah daerah segera bertindak untuk mengatasi. "Harus segera ditindaklanjuti, kasihan masyarakat. Kenaikan gas elpiji ini akan berdampak pada kegiatan perekonomian masyarakat," katanya, Selasa 5 November 2019.

Nursulistio berjanji akan mengomunikasikan masalah ini dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk dicarikan solusinya.

--page

"Kita akan dorong pemerintah dan instansi untuk segera mencari tahu kenapa suplai elpiji lambat dan harga di pasaran naik dan tidak sama," pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/B-6)