BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Cuaca panas beberapa hari terakhir ini di sekitar Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, kembali memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di beberapa titik.
Sepanjang siang hingga Rabu sore, 6 November 2019, di dalam kota Kuala Pembuang terdapat tiga titik kebakaran yakni di jalan lingkar kota terdapat dua titik kebakaran dan satu titik berada di dekat Bandara Kuala Pembuang.
Kemudian satu titik kebakaran, berada di wilayah kecamatan Seruyan Hilir Timur berdekatan dengan kawasan Puskesmas Kuala Pembuang II.
Kepala BPBD Seruyan Agung Sulistiono, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Ustadi Antoni mengatakan, dalam penanganan Karhutla yang tersebar pada 4 titik lokasi, pihaknya bersama tim satgas Karhutla, menemui kesulitan lantaran terbatasnya sumber air.
“Personil dan peralatan memang sudah siap dilapangan, namun kami, kesulitan dalam proses pemadaman kebakaran ini, lantaran di lokasi sumber air sangat sulit, hingga menghambat proses pemadaman,” kata Ustadin Antoni.
--page
Pada kesempatan itu, Ia kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat Seruyan, agar jangan sampai membuka lahan dengan cara membakar, lantaran kegiatan ini akan berdampak secara luas, baik untuk kesehatan maupun dampak lainnya. (MAGANG 2/B-5)








