PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran kondisi lantai yang licin, hampir setiap hari ada saja pengunjung yang terpeleset saat berjalan di lantai 2 Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar).

Pasalnya di lantai 2 tersebut memang diperuntukkan sebagai los penjualan ikan yang tentunya secara otomatis selalu terkena tumpahan atau percikan air buangan pedagang ikan.

Selain itu kondisi ekskalator yang sering tidak beroperasi membuat kesulitan tersendiri bagi pembeli yang bermaksud naik ke lantai 2.

Saprianti pedagang daging ayam yang berjualan di lantai 2, menceritakan bahwa, Kamis, 7 November 2019 sekitar pukul 06.00 WIB ada pengunjung yang terpeleset hingga mengalami cidera kaki.

"Tadi ada ibu-ibu yang  dalam kondisi hamil jatuh saat melintas di eskalator. Katanya warga yang ada di tempat tersebut kaki perempuan yang terjatuh tersebut patah," jelas Saprianti.

--page

Menurutnya sudah sering ada pengunjung terpeleset saat betjalan di pasar tersebut, baik saat melintasi eskalator maupun di lantai 2.

"Eskalator kadang beroperasi sekitar setengah jam, kemudian setengah jam berikutnya mati.  Beroperasinya juga paling sekitar dua atau tiga jam saja," jelas Saprianti.

Pedagang lainnya, Kartini seorang pedagang ikan menjelaskan kondisi lantai yang dilapisi keramik yang biasa digunakan di rumah tersebut menjadikan lantainya licin bila terkena air.

"Lantai basah dan licin membuat banyak pengunjung yang terpeleset saat berjalan di pasar ikan lantai 2 ini. Saya rasa, hampir tiap hari melihat ada saja pengunjung  terpeleset," jelas Kartini. (TIM BORNEONEWS/B-5)