SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Legislator Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah saat melakukan reses perorangan di Daerah Pemilihan I, menerima usulan fasilitas pendidikan untuk diperjuangkan pada APBD 2020.

Riskon menuturkan, seperti SMPN 4 Sampit yang meminta agar fasilitas pendidikan diperhatikan, karena di sekolah itu masih banyak kekurangan fasilitas.

SMPN 4 Sampit merupakan salah satu sekolah terfavorit di Kecamatan MB Ketapang dengan jumlah siswa 786 orang. Saat ini hanya ada 23 ruang yang ada dan masih kurang 2 kelas.

Kekurangan lainnya yakni untuk komputer. Apa,agi, UNBK saat ini sudah menggunakan sistem online. Sehingga, pihak sekolah berharap agar turut diperjuangkan.

Menanggapi itu, Riskon Fabiansyah pun mengatakan akan memperjuangkan itu. Bahkan dia langsung turun ke sekolah itu melihat kondisinya.

--page

Sementara itu, dia berharap ada terobosan dan inovasi mengenai komite sekolah yang ada di Kotim. Komite dituntut kreatif dalam hal pengawasan dan penggalangan sumbangan guna peningkatan sarana pendidikan. Tetapi di sisi lain komite dihantui dengan aturan pungli.

"Bagaimana anak-anak kita mau pintar kalau fasilitasnya saja tidak memadai. Bagaimana fasilitas pendidikan bisa terpenuhi kalau sedikit-sedikit dihantui dengan namanya pungli," tegasnya.

Ke depan, dia juga akan mencoba merumuskan dengan pemkab untuk mencari terobosan, sehingga ada peran serta nyata perusahaan yang berinvestasi di Kotim untuk dunia pendidikan melalui CSR. (NACO/B-11)